Lompat ke konten utama
Fun Dental Day dan Praktik Menyikat Gigi bagi Siswa SD Desa Jatipecaron
Berita Desa KKN

Fun Dental Day dan Praktik Menyikat Gigi bagi Siswa SD Desa Jatipecaron

22 Agustus 2026 271 kali dibaca
Pemerintah DESA JATIPECARON
Mahasiswa KKN dari bidang kesehatan, Nazwa Balqis P.W., menyelenggarakan kegiatan “Fun Dental Day” dan gerakan “Sikat, Senyum, Sehat” bagi siswa sekolah dasar di Desa Jatipecaron. Kedua kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut dengan pendekatan yang menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami oleh anak-anak. Melalui program “Fun Dental Day”, siswa diperkenalkan pada pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini. Edukasi diberikan dengan materi yang disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari siswa, seperti kebiasaan menyikat gigi, waktu yang tepat untuk menyikat gigi, serta pentingnya menjaga kebersihan mulut setelah mengonsumsi makanan dan minuman. Kegiatan dikemas dalam suasana yang menyenangkan agar siswa tidak merasa bahwa edukasi kesehatan gigi merupakan kegiatan yang monoton. Nazwa Balqis P.W. menggunakan permainan dan aktivitas interaktif sebagai bagian dari penyampaian materi. Melalui metode tersebut, siswa diajak untuk berpartisipasi secara aktif sekaligus mengingat kembali kebiasaan yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi. Salah satu materi utama yang diberikan adalah mengenai kebiasaan menyikat gigi dengan benar dan teratur. Siswa diberikan pemahaman bahwa menyikat gigi tidak hanya dilakukan ketika gigi terasa kotor, tetapi perlu menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Anak-anak juga diajak memahami pentingnya menggunakan sikat gigi dan pasta gigi yang sesuai serta mengganti sikat gigi apabila kondisinya sudah tidak layak digunakan. Setelah mendapatkan edukasi, kegiatan dilanjutkan melalui gerakan “Sikat, Senyum, Sehat” berupa praktik menyikat gigi bersama. Nazwa membimbing siswa untuk mempraktikkan teknik menyikat gigi secara langsung sehingga mereka tidak hanya memahami materi melalui penjelasan, tetapi juga dapat mengetahui cara melakukannya dengan tepat. Dalam praktik tersebut, siswa diarahkan untuk membersihkan bagian-bagian gigi secara menyeluruh dengan gerakan yang lembut dan teratur. Anak-anak juga diingatkan untuk memperhatikan bagian gigi yang sering terlewat ketika menyikat, termasuk permukaan gigi bagian dalam dan area yang berada di sekitar gusi. Praktik dilakukan secara bersama-sama sehingga suasana kegiatan menjadi lebih aktif dan menarik bagi siswa. Selain praktik menyikat gigi, kegiatan Fun Dental Day juga dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan gigi secara gratis bagi siswa. Pemeriksaan dilakukan untuk memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan gigi dan mulut peserta. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk lebih mengenal pentingnya pemeriksaan gigi secara berkala, bukan hanya ketika mengalami sakit gigi. Pemeriksaan tersebut dapat membantu siswa dan pihak terkait mengenali kondisi gigi yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut. Apabila ditemukan permasalahan yang membutuhkan penanganan, siswa dapat diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan atau perawatan lebih lanjut melalui tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan siswa dalam berbagai permainan, pertanyaan, dan praktik bersama. Pendekatan ini membuat siswa lebih mudah memahami materi karena informasi disampaikan melalui aktivitas yang sesuai dengan karakteristik anak-anak. Antusiasme peserta juga terlihat dari keterlibatan mereka selama sesi edukasi dan praktik menyikat gigi. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya diberikan pengetahuan mengenai kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga didorong untuk membentuk kebiasaan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. Kebiasaan menyikat gigi secara teratur, menjaga kebersihan mulut, membatasi konsumsi makanan dan minuman yang tinggi gula, serta melakukan pemeriksaan gigi secara berkala merupakan beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi. Program “Fun Dental Day” dan “Sikat, Senyum, Sehat” diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa SDN Jatipecaron mengenai pentingnya merawat gigi sejak dini. Edukasi yang diberikan juga diharapkan dapat diteruskan di lingkungan keluarga sehingga kebiasaan menjaga kesehatan gigi tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Kegiatan yang dilaksanakan Nazwa Balqis P.W. menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung peningkatan kesadaran kesehatan anak di Desa Jatipecaron. Dengan menggabungkan edukasi, permainan, praktik langsung, dan pemeriksaan kesehatan gigi, kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mendorong siswa untuk membangun kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut dalam kehidupan sehari-hari.